
Over emosi pada anis merah yang kami kutip dari tulisan Arda Primanto Masdani pada grup anis merah yaitu bahwa burung memiliki semangat tempur yang kita sebut dengan emosi. Jika emosi pada burung pas (tidak kurang dan tidak lebih) maka saat sedang bertempur akan mudah dalam mengatur ritme emosi tempurnya di arena perlombaan.
Tanda Anis Merah Over Emosi
- AM yang over emosi juga akan menjadi over power yang mengakibatkan burung rajin berbunyi (gacor), akan tetapi tidak bisa bergaya teler.
- Disaat #AnisMerah ditemukan dengan burung lainnya, maka akan selalu mengejar atau biasa disebut dengan galak. Perilaku galak saat burung over emosi berbeda dengan galaknya karena over birahi (baca artikel Ciri Burung Over Birahi), burung yang birahinya berlebihan akan mengejar namun tidak terlalu kasar (kalem) serta gerakannya lentur berkebalikan dengan yang emosinya terlalu berlebihan yaitu benar-benar beringas.
Faktor Over Emosi pada Anis Merah
Emosi yang tidak terkontrol pada AM biasanya karena faktor usia yang masih muda, burung berusia muda biasanya cenderung memiliki jiwa emosi yang berlebihan. Sedangkan burung yang sudah memiliki umur yang cukup tetapi memiliki emosi yang berlebihan bisa disebabkan karena salah perawatan (misalnya sering ditempurkan pada saat masih muda). Penyebab lain timbulnya over emosi adalah karena sudah menjadi karakter bawaan dari sejak lahir (gampang terpancing emosi).Mengatasi AM Over Birahi
- Kurangi atau bahkan bisa stop terlebih dahulu pemberian jangkrik, ganti makanan voer dengan yang memiliki kandungan protein dan kalori yang rendah terlebih dahulu.
- Jika dirumah memiliki lebih dari satu anis merah, maka jauhkan penggantangannya minimal hanya terdengar sayup-sayup saja.
- Lakukan pemandian burung pada malam hari
- Berikan EF berupa cacing seperlunya saja.
- Jika over emosi pada anis merah masih berlanjut maka bisa mendekatkan AM betina guna mempercepat proses birahi burung.