-->
Tips Melatih Mental Burung Cucak Ijo

Tips Melatih Mental Burung Cucak Ijo

Pelatihan mental burung cucak ijo memang sangat penting dilakukan, kenapa? Karena burung yang mentalnya tidak baik, hanya akan mengeluarkan kicauannya saat sedang sendiri atau kondisi sekitar sepi. Jadi disaat ada orang di dekatnya maka sang burung akan diam seribu bahasa. Kondisi seperti ini tentu tidak kita harapkan, apalagi jika tujuan memelihara burung cucak ijo karena ingin di ikut sertakan dalam perlombaan.

melatih mental burung cucak ijo 1233254

Burung cucak ijo memang dikenal sebagai jenis burung yang sulit untuk dijinakkan, apalagi jika burung tersebut hasil dari tangkapan hutan. Akan tetapi ada nilai lebih dari burung yang berprilaku giras dan agresif yaitu umumnya akan mengeluarkan suara yang keras dan lepas, berbeda dengan burung yang jinak karena dirawat dari piyik. Akan tetapi suara keras pada burung akan lebih baik jika dibarengi dengan kondisi mental yang bagus. Hal inilah yang juga perlu diperhatikan para pemelihara.

Bagaimana Cara Melatih Mental Cucak Ijo


Burung berkicau yang memiliki mental bagus tentu akan mempermudah kita untuk melatihnya. Kondisi mental yang baik juga tidak akan mempengaruhi perilaku burung meskipun suasana sekitar dalam keadaan ramai dan bising. Lain halnya dengan burung yang bermental tidak baik, mereka akan mudah sekali terpengaruh dengan keadaan sekitarnya. Meskipun burung yang bermental tidak baik memiliki suara yang keras dan irama yang bervariasi, kemungkinan besar akan membisu saat lingkungan sekitar ramai. Kondisi burung yang seperti ini tentu akan tidak baik untuk di ikutkan dalam perlombaan.

Baca juga: 6 ramuan tradisional untuk perawatan cucak ijo

Untuk memperbaiki mental cucak ijo maka diperlukan pelatihan, antara lain yang bisa dilakukan untuk melatih kekuatan mentalnya adalah:

  • Sering lakukan penggantian sangkar (bertujuan agar burung terbiasa dengan suasana baru)
  • Memindah-mindahkan tempat gantangan (untuk membiasakan perubahan kondisi lingkungan)
  • Gantang di tempat ramai (agar burung tidak takut keramaian)
  • Bawa ke tempat latihan (agar burung terbiasa bersama dengan burung lainnya)
  • Perdengarkan suara burung cucak ijo jantan lainnya (selain bermanfaat untuk memancing bunyi juga bisa membuat mental burung bertambah)
Lihat juga: Tips memperpanjang tembakan cucak ijo

Itulah cara yang perlu dilakukan untuk melatih mental burung cucak ijo, jangan lupa untuk melakukan perawatan lainnya seperti mandi dan penjemuran setiap hari.
Read more »
6 Ramuan Tradisional Untuk Perawatan Cucak Ijo

6 Ramuan Tradisional Untuk Perawatan Cucak Ijo

Para pemelihara burung berkicau seperti Cucak Ijo pada zaman dahulu dalam mengatasi berbagai masalah perawatan menggunakan ramuan tradisional, hal tersebut dilakukan mungkin karena belum adanya produsen obat khusus untuk burung pada waktu itu. Pengobatan menggunakan ramuan tradisional pada CI memang sudah banyak yang membuktikan kemanjurannya dan tentunya tidak banyak mengeluarkan biaya.

ramuan-tradisional-untuk-cucak-ijo


Perawatan murah untuk burung berkicau


Pengobatan dengan ramuan tradisional memang bisa menjadi solusi bagi anda yang kebetulan sedang berkantong tipis, karena bahan-bahan yang diperlukan tidak mahal atau bahkan bisa anda dapatkan disekitar lingkungan anda. Berikut beberapa ramuan tradisional untuk atasi permasalahan burung Cucak Ijo anda:

#1. Cucak ijo kurang gacor

Ramuan tradisional berikut untuk mengatasi CI yang sudah berumur lebih dari 1 tahun namun tidak gacor.
Masukan tempat minuman yang berisi madu kedalam sangkar. Oleskan madu pada pisang yang akan diberikan pada burung dan berikan EF jangkrik 1 ekor pagi dan sore hari (*buang kepala jangkrik, kemudian masukan jahe seukuran voer kedalam tubuh jangkrik).

 

#2. Menjernihkan suara cucak ijo

Bagi anda yang burung  CI-nya sedang bersuara serak, cobalah ramuan tradisional berikut untuk mengatasinya.
Berikan air teh yang tidak terlalu manis dan campurkan air perasan jeruk nipis (cukup setengah potong jeruk nipis) sebagai pengganti air minum. Pemberian air minum tersebut cukup 2 kali dalam seminggu.

 

#3. Ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan cucak ijo

Menjaga kesehatan burung CI sangat penting agar tubuh selalu dalam kondisi fit dan selalu rajin berkicau.
Sediakan jahe, kunyit, dan kencur *masing-masing cukup 1 ruas/buah. Kemudian semua bahan tersebut diparut dan diperas airnya. Air perasan tersebut anda campurkan kedalam tempat minum burung. (*jika burung tidak mau minum, ambil tempat makan, minum, dan pisang selama penjemuran. Setelah proses penjemuran selesai baru kemudian masukan tempat minum yang sudah dicampurkan air perasan tersebut, biasanya burung akan langsung meminumnya). Lakukan pemberian ramuan tradisional ini minimal 1 bulan sekali.
- Baca juga artikel ramuan untuk Atasi Burung Drop Fisik dan Macet Bunyi

#4. Mematikan bakteri pada sangkar

Kotoran burung yang terdapat dalam sangkar bisa menimbulkan berbagai macam bakteri yang berbahaya bagi kesehatannya, untuk itu pembersihan kandang perlu dilakukan setiap saat agar terhindar dari tumbuhnya bakteri.

Selain pembersihan, kandang juga perlu disterilkan yaitu dengan menggunakan ramuan tradisional berikut.
Siapkan sprayer/semprotan dan 1 batang rokok. Buka bungkus rokok dan ambil isinya, kemudian rendam dalam wadah yang berisi air kurang lebih 1 liter selama satu hari. Air rendaman rokok dimasukan kedalam sprayer, lalu gunakan untuk menyemprot kandang/sangkar sesudah kotoran dibersihkan terlebih dahulu. Setelah disemprot kemudian bilas sangkar dengan air biasa sampai aroma tembakau hilang. Lakukan penyemprotan air tembakau tersebut minimal 2 minggu sekali.

 

#5. Mengatasi kutu pada burung

Burung yang terdapat kutu pada bulunya tentunya akan sangat tidak menarik diperhatikan karena biasanya akan selalu menyisir bulu dan efeknya jadi tidak mau berkicau. Untuk mengatasi hal tersebut cobalah lakukan pengobatan dengan ramuan berikut.
Bahan yang diperlukan adalah kapur sirih (1 sendok), daun sirih (6-10 lembar), dan sprayer. Cara membuat ramuannya, rebus daun sirih dan kapur sirih dalam wadah berisi 2 liter air sampai mendidih. Setelah selesai direbus, biarkan sampai dingin.  
Setelah air rebusan dingin, masukan kedalam sprayer dan gunakan untuk menyemprot burung yang terkena kutu sampai basah bulu-bulunya. Kemudian angin-anginkan burung sampai bulu-bulunya agak sedikit mengering dan selanjutnya burung disemprot dengan air biasa sampai basah kuyup, lalu diangin-anginkan kembali sampai kering baru kemudian dikerodong. Proses pengobatan kutu ini bisa dilakukan 2 hari sekali pada waktu  pagi dan sore hari.

#6. Ramuan tradisional EF untuk cucak ijo

Extra fooding atau makanan tambahan memang sangat diperlukan untuk burung peliharaan. Berikut makanan tambahan yang bisa anda racik untuk burung CI kesayangan anda.
Sediakan 1 putih telur, 2 sendok kroto bersih, 1 apel merah yang sudah dihaluskan. Kemudian campurkan semua bahan dan aduk hingga merata, selanjutnya siapkan wadah yang kedap udara (bisa menggunakan toples plastik) kemudian olesi minyak goreng. Masukan ramuan kedalam wadah tadi, lalu taruh di kulkas. Berikan ramuan tersebut 1 sendok teh setelah burung dijemur. *ramuan yang disimpan dalam kulkas bisa bertahan kurang lebih selama 6-8 hari, jika ramuan sudah berbau tidak sedap sebaiknya jangan diberikan.

Itulah beberapa ramuan tradisional yang bisa anda berikan pada burung cucak ijo, semoga bisa membuat CI anda tetap sehat dan tampil prima setiap saat. Baca juga artikel Meracik Makanan Untuk Ciblek
*referensi artikel kicaumania.or.id
Read more »
Tips Memperpanjang Tembakan Cucak Ijo

Tips Memperpanjang Tembakan Cucak Ijo

Memelihara burung kicauan agar bisa mencapai dengan apa yang kita inginkan salah satu faktor penentunya adalah perawatan. Seperti halnya pada burung cucak ijo, jika dalam perawatan sudah tepat maka hasilnya akan memuaskan. Cucak ijo yang tembakannya panjang juga salah satunya dari bagaimana kita merawatnya.

memperpanjang-suara-tembakkan-cucak-ijo

Banyak pemelihara yang mengeluh karena tembakan cucak ijo miliknya pendek-pendek tidak bisa panjang. Beberapa hal yang mengakibatkan tembakan CI pendek antara lain adalah karena sudah menjadi karakter burung, proses penjemuran yang tidak sesuai, EF (extra fooding) yang tidak pas.

Mengetahui karakter burung apakah mempunyai suara tembakan panjang atau pendek akan sangat sulit, kecuali jika burung cucak ijo yang kita dapatkan dari hasil penangkaran dan kita tahu bagaimana kualitas induknya. Tetapi jika burung yang kita punya adalah dari hasil tangkapan liar maka akan sulit untuk mengetahui kualitas suaranya, namun kita harus tetap berusaha bagaimana agar CI dapat berkicau dengan tembakan yang panjang. (baca artikel Cara Memilih Bakalan Cucak Ijo Bermental Juara)

Cara Agar Tembakan Cucak Ijo Jadi Panjang


Cobalah anda lakukan tips berikut, bagaimana melatih cucak ijo agar mempunyai tembakan panjang, tips ini bisa anda terapkan pada CI anda yang hasil dari tangkapan hutan dan belum diketahui karakter dasarnya.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, cucak ijo tembakan tidak bisa panjang bisa jadi karena kurang tepatnya proses penjemuran. Usahakan sewaktu penjemuran gunakanlah tangkringan atau tenggeran 1 saja dan ambil semua makanan kecuali air untuk minum. Berikan wadah tempat minum yang berukuran kecil guna menghindari burung mandi di wadah minuman.

Tangkringan/tenggeran yang hanya satu pada saat penjemuran bertujuan untuk melatih burung menjadi lebih banyak bergerak kesana kemari, sehingga akan memperkuat daya tahan nafas burung cucak ijo. Akan lebih baik lagi jika kandang untuk menjemur berukuran besar/lebar atau menggunakan kandang umbaran. Waktu penjemuran cukup 2 jam.

Mandikan burung sehari 3 kali (pagi, siang, dan sore/malam) sampai cucak ijo basah kuyup. Itulah tips agar cucak ijo bisa mempunyai tembakan panjang yang kami kutip dari fanspage cucak ijo mania.
Read more »
Pola Perawatan Cucak Ijo Sebelum Perlombaan

Pola Perawatan Cucak Ijo Sebelum Perlombaan

Tingkat birahi yang pas dalam perlombaan menjadi salah satu faktor yang menentukan bagi burung seperti Cucak Ijo. Jika burung kurang dalam tingkat birahi bisa mengakibatkan kurang agresif bahkan loyo dalam bertarung, tetapi jika terlalu berlebihan maka burung akan bertindak yang tak terkontrol. Oleh sebab itu jika burung anda akan di ikut sertakan dalam perlombaan, maka menjadi penting untuk bisa membuat burung anda dalam keadaan birahi yang pas (tidak kurang atau lebih).
- Ciri Burung Over Birahi

cucak-ijo-ngetrok

Untuk membuat Cucak Ijo memiliki tingkat birahi yang pas dalam perlombaan bisa dilakukan dengan memberikan pola perawatan berbeda dengan perawatan harian saat sebelum hari H.

Bagaimana Cara perawatan Cucak Ijo Sebelum Lomba


Pola perawatan sebelum lomba bisa anda lakukan sebagai berikut:
Jam 6 pagi, angin-anginkan cucak ijo diluar rumah.
Jam 7 pagi, mandikan burung dengan cara yang biasa anda lakukan dalam perawatan harian (disemprot atau mandi sendiri dalam cepuk). Setelah selesai beri makan jangkrik 3 ekor serta 1 sendok teh kroto (usahakan yang masih segar), dan berikan juga buah apel yang diolesi dengan madu serta jangan lupa pakan voer harus selalu tersedia. Langkah ini dilakukan sambil burung cucak ijo dijemur.
Penjemuran cukup dilakukan selama 2 hingga 3 jam, atau sekitar pukul 10.30 wib. Setelah dijemur CI di angin-anginkan terlebih dahulu biar hawa panas matahari pada tubuh menurun, baru setelah itu burung dikerodong.

Perawatan sore hari Cucak Ijo yang akan dilombakan

Pada sore hari kembali CI di mandikan, setelah itu burung diberi makan jangkrik dan kroto serta jangan lupa mengganti air minum dan memeriksa tempat voer jangan sampai kosong. Angin-anginkan sebentar kemudian krodong lagi.

Perawatan 3 hari sebelum perlombaan

Pada saat hari ke-3 sebelum perlombaan, perawatan seperti hari sebelumnya hanya perlu penambahan makanan pada jangkrik. Kalau sebelumnya Cuma 3 ekor pada pagi dan sore, sekarang menjadi 7 hingga 10 ekor pada pagi hari dan sore.

Perawatan min-1 sebelum hari H

1 hari sebelum memasuki waktu perlombaan, proses penjemuran lebih baik dikurangi, cukup 1 sampai 1.5 jam saja agar energy burung tidak terlalu banyak yang dikeluarkan.
Pada saat hari H janganlah memandikan burung saat akan mulai digantangkan karena akan membuat birahi burung menjadi kendor atau tidak stabil. Beri EF ulat hongkong untuk saat di area perlombaan dan buka kerodong sambil di gantang ditempat terbuka agar burung menyesuaikan kondisi lapangan arena.

Itulah tips pola perawatan cucak ijo sebelum perlombaan, tips ini tidak menjamin keberhasilannya pada burung anda karena faktor mental, usia dan intensitas lomba siburung berbeda-beda. Makanya penting sekali untuk mengetahui ciri anakan cucak ijo yang bagus (baca tips Memilih Bakalan Cucak Ijo Bermental Juara). Tetapi tidak ada salahnya jika anda mencoba tips diatas.
Read more »
Tips Memilih Bakalan Cucak Ijo Bermental Juara

Tips Memilih Bakalan Cucak Ijo Bermental Juara


Salah satu burung berkicau yang memiliki banyak bervariasi suara adalah Cucak Ijo atau biasa disebut dengan cucak hijau. Burung yang memiliki warna dominan hijau ini juga banyak diperlombakan dalam berbagai kontes burung. Bagi pemula yang ingin memiliki burung cucak ijo yang terpenting adalah bagaimana memilih bakalan yang bermental juara.

cucak-ijo-bermental-juara


Kali ini SuaraBurungs.Com akan berbagi tips cara memilih bakalan cucak ijo yang mempunyai mental juara. Tips ini kami kumpulkan dari berbagai sumber yang kami peroleh. Berikut yang perlu anda ketahui ciri-ciri dari bakalan cucak ijo yang bagus:
Tips lainnya Cara Mengatasi Cucak Ijo Macet Bunyi

Dilihat dari Fisik Cucak Ijo

  • Pilihlah bentuk tubuh Cucak Ijo yang panjang dan besar, serta memiliki keserasian antara kepala, leher, badan, dan kaki.
  • Memiliki paruh yang berpangkal lurus, lebar, panjang, besar, tebal, dan tidak cacat (kondisi normal).
  • Bentuk kepala Bakalan Cucak Ijo bulat ,besar, dan tebal.
  • Memiliki dada yang bidang, serta bentuk punggung yang melengkung.
  • Berkaki pendek, kokoh, serta jari-jarinya kuat dalam mencengkeram
  • Bermata melotot serta agak sedikit menonjol.
  • Cucak ijo memiliki sayap yang mengepit

Dilihat dari Penampilan serta Kesehatan Cucak Ijo

  • Memiliki sorot mata yang tajam, bening, terbuka lebar, serta tidak ada bengkak disekitar mata dan tidak cacat.
  • Bulu-bulu Cucak Ijo teratur/tertata rapi, tidak berdiri seperti burung kedinginan.
  • Saat kita meraba bagian dada maka akan tampak berisi atau tidak cekung
  • Bernapas tenang dan teratur.
  • Berdirinya burung Cucak Ijo dengan posisi tegap, tidak gemetar serta tidak sempoyongan
  • Kotoran yang keluar  tidak terlalu cair.

Dilihat dari Tingkah Laku Cucak Ijo

  • Burung Cucak Ijo harus selalu aktif, lincah dan tidak lesu.
  • Memiliki nafsu makan yang tinggi
  • Senang membersihkan bulu-bulunya.
Itulah tips cara memilih bakalan cucak ijo yang bermental juara, jika anda mempunyai tips lain tentang proses pemilihan bakalan CI yang baik, anda bisa menulis dikolom komentar.
Read more »
Cara Mengatasi Cucak Ijo Macet Bunyi

Cara Mengatasi Cucak Ijo Macet Bunyi

Suara burung cucak ijo memang sangat bervariasi, namun disaat kita sedang senang-senangnya mendengar cucak ijo berkicau setiap hari tiba-tiba burung jadi macet bunyi. Kondisi seperti ini diakibatkan oleh beberapa faktor yang menyebabkan sang burung malas mengeluarkan suara merdunya. Untuk mengatasi burung cucak ijo macet bunyi sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu penyebabnya.

cucak ijo gacor

Karena burung cucak ijo merupakan tipe petarung/fighter, maka jika kalah dalam bertarung saat sedang dilombakan maupun sedang ditrek dengan burung CI lainnya dapat mengakibatkan mentalnya menurun/drop, hal tersebut akan berdampak Cucak Ijo menjadi malas berbunyi atau macet bunyi.

Banyak para penghobi burung CI yang mencoba mengatasi Cucak Ijo macet bunyi dengan memberi makan buah pir, daun sirih, dikarantina, maupun ditempel dengan cucak ijo betina. Dari cara-cara tersebut memang ada yang berhasil ada juga yang gagal (CI tetap membisu), Nah kali ini SuaraBurungs.Com berbagi tips yang diperoleh dari pengalaman anggota forum KicauMania.or.id dengan userid Cepo.
Tips lainnya Memilih Bakalan Cucak Ijo Bermental Juara

Kelabang Untuk Cucak Ijo


Untuk menyembuhkan burung cucak ijo yang macet bunyi maka dilakukan dengan pemberian extra fooding berupa Kelabang liar (cari yang masih kecil jangan yang sudah besar). Yup, binatang yang biasa ditemukan disela-sela tumpukan batu bata maupun kayu yang lembab.

Cara pemberiannya adalah dengan memotong kaki dan kepala kelabang lalu taruh ditempat makan, dari pemberian EF ini burung CI miliki cepo dalam waktu 3 hari sudah kembali gacor. Perlu diperhatikan dalam pemberian kelabang ini cukup 1 kali dalam seminggu (khusus CI bakalan), kalau CI yang sudah dewasa dan gacor disarankan tidak usah diberi EF kelabang. Itulah Cara Mengatasi Cucak Ijo Macet Bunyi, untuk burung ciblek yang macet bunyi lihat caranya DISINI, semoga bermanfaat. Baca juga artikel 6 Ramuan Tradisional Untuk Burung Cucak Ijo
Read more »