-->
Tips Mempercepat Murai Bakalan Berkicau

Tips Mempercepat Murai Bakalan Berkicau

Jika Anda mempunyai burung Murai bakalan atau bahan yang sudah bisa berkicau dengan lantang dan indah tentu akan membuat lebih bersemangat dalam memeliharanya bukan? Meskipun sangat jarang ditemui burung yang masih berusia muda mampu berkicau, namun Anda bisa mencoba tips mempercepat murai batu bakalan berkicau.

mempercepat-murai-bakalan-berkicau

Perawatan Murai bakalan agar cepat Berkicau


  • Menggunakan EF
Pemberian makanan extra fooding pada murai batu bakalan seperti kroto, jangkrik, belalang banyak yang mengatakan dapat mempercepat proses MB untuk berkicau. Namun jika Anda ingin menerapkan cara ini pada burung kesayangan harus melakukan percobaan terlebih dahulu, karena MB memiliki kesenangan sendiri-sendiri dalam memakan jenis EF.

  • Menggunakan suara master
Agar burung murai batu bakalan cepat berkicau, Anda juga dapat melakukan dengan memancingnya melalui suara burung lainnya. Suara burung kenari, lovebird, ciblek bisa anda manfaatkan untuk memancing MB bakalan agar berkicau karena suara burung-burung tersebut dapat membuatnya cepat marah. Kemarahan murai pada suara burung yang didengarnya akan di ladeni dengan mengeluarkan suara kicauannya.

Artikel menarik: Suara Kenari Untuk Master

Cara mempercepat murai batu bakalan berkicau dengan metode ini akan sangat cocok digunakan pada burung yang memiliki mental tidak stabil. Dengan adanya suara burung master diharapakan MB bakalan dapat terpancing untuk berkicau karena merasa terganggu wilayah teritorialnya.

  • Perawatan Alami
Murai batu di alam liar merupakan burung yang senang berkicau, melakukan perawatan yang menyerupai tempat atau habitat dari burung akan membuatnya merasa senang dan tentunya akan membuatnya rajin berkicau.

Anda bisa menerapkan pola perawatan ini dengan cara menggantang sangkar yang sekitarnya banyak pohon-pohon rindang. Pola perawatan alami akan lebih optimal jika ditambahkan pemberian EF dan suara burung master seperti pada cara ke-1 dan ke-2 diatas.

Itulah tips cara mempercepat murai batu bakalan berkicau, semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin burung MB bakalannya cepat mengeluarkan kicauannya.
Read more »
3 Masalah Yang Kerap Terjadi Pada Murai Batu

3 Masalah Yang Kerap Terjadi Pada Murai Batu

Mempunyai burung murai batu yang berpenampilan menarik dan indah dalam berkicau merupakan point atau tujuan utama dalam memeliharanya. Namun menariknya tampilan dan indahnya suara bergantung pada kondisi kesehatan burung tersebut, jika burung dalam keadaan sakit tentu saja penampilan jadi tidak menyenangkan dan enggan untuk berkicau.

penyakit-pada-murai-batu

Saat merawat burung peliharaan khususnya murai batu seringkali menghadapai berbagai masalah kesehatannya baik fisik maupun mental. Berikut beberapa masalah yang biasanya sering terjadi pada MB dan cara penanganannya yang kami kutip dari blog muraibatuaceh:

Murai Batu suara serak


Suara serak yang terjadi pada MB umumnya disebabkan karena melakukan penjemuran yang berlebihan, adanya luka pada tenggorokan yang diakibatkan karena makanan (biasanya luka akibat duri pada kaki jangkrik), dan terjadinya perubahan cuaca yang bersifat ekstrim. 

Solusi dalam menangani permasalahan suara serak pada MB maka hindari penjemuran murai batu secara berlebihan atau terlalu lama, tutup sangkar dengan kerodong jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrim, member minuman larutan penyegar (tidak berasa) sebagai pengganti air minum, pemberian EF berupa jangkrik sebaiknya dibuang bagian kaki dan kepalanya terlebih dahulu, berikan makanan tambahan berupa cacing saat proses penyembuhan, bersihkan kandang dari kotoran.

Murai Batu angkat kaki sebelah


Masalah yang terjadi pada MB yang mengangkat kaki sebelah biasanya disebabkan karena adanya kejang pada kaki atau otot kaki yang tertarik, kuku yang terluka, dan telapak kaki yang mengalami luka.

kaki-burung-luka

Solusi penanganganan pada MB yang angkat kaki sebelah jika dikarenakan kejang biasanya burung akan menyembuhkannya sendiri, proses penyembuhan biasanya dengan mengangkat kaki serta menyembunyikannya dibagian bawah dada. Namun jika dalam melakukan proses ini terlalu lama, maka sebaiknya segera oleskan minyak tawon pada bagian kaki yang selalu diangkat.

Sedangkan jika proses angkat kaki karena terdapat luka dan mengeluarkan darah, lakukan pembersihan pada kaki yang terluka kemudian berikan betadine untuk mencegah terjadinya infeksi. Selama menjalani proses pemulihan sebaiknya murai batu dalam kondisi dikerodong dan tempatkan pada ruangan yang tenang.

Nafsu makan Murai Batu berkurang


Berkurangnya nafsu makan pada MB biasanya disebabkan karena keracunan yang bersumber dari komsumsi makanan maupun minuman, burung mengalami stress berat, kurangnya persediaan makanan maupun minuman dalam waktu yang lama. (Lihat juga artikel Makanan Bergizi Bagi Murai)

Solusi penanganannya adalah selalu menjaga kondisi kebersihan kandang, ganti voer yang sudah lama dan minuman diganti setiap pagi.

Jika kurangnya nafsu makan akibat stress, maka tempatkanlah murai batu pada tempat yang tenang dan pencahayaan yang cukup sambil sangkar dikerodong. Berikan juga obat stress dan penambah nafsu makan yang banyak dijual ditoko-toko burung. (Baca juga artikel Pentingnya Vitamin Bagi Murai Batu)

Selalu pantau kondisi burung dan berikan EF (extra fooding) lebih dari biasanya sampai kondisi Murai Batu menjadi normal kembali.
Read more »
Makanan Bergizi Bagi Murai Batu

Makanan Bergizi Bagi Murai Batu

Menjaga kualitas kesehatan tubuh murai batu sangatlah penting agar burung tetap dalam kondisi prima dan tentunya agar dapat berkicau setiap saat, karena kondisi kesehatan burung berpengaruh besar terhadap kicauan. Memberikan makanan yang mengandung nutrisi/gizi yang baik menjadi suatu kewajiban bagi pemelihara jika ingin peliharaannya rajin bersuara/gacor.

pakan-bergizi-untuk-murai

Pakan bergizi yang baik juga dapat mencegah burung dari berbagai penyakit dan membuat pertumbuhan tubuh maupun mental berjalan dengan normal. Banyak asupan atau makanan yang diperlukan dalam perawatan murai batu guna menjaga kesehatan tubuhnya, seperti yang dibahas pada artikel Pentingnya Vitamin Bagi Murai.

Pentingnya Makanan Tambahan Bagi Murai


Selain voer sebagai pakan wajib bagi murai, kita juga harus memberikan makanan tambahan atau biasa disebut dengan EF (extra fooding). Pemberian EF ini sangat penting untuk menjaga kesehatan murai agar tetap terjaga, karena EF banyak mengandung protein serta vitamin yang sangat berguna bagi burung. Banyak macam EF yang baik bagi burung, seperti jangkrik, cacing, kroto, ulat hongkong, ulat kandang, ulat bambu, sayur dan buah. Namun pemberian EF ini juga tidak boleh berlebihan, karena akan berdampak buruk bagi burung.

EF yang bagus selain jenis diatas adalah Kuning Telur Ayam Kampung. Selain berguna bagi kesehatan manusia, kuning telur ayam kampung juga dapat diberikan pada murai batu.  Kandungan gizi pada kuning telur ayam kampung cukup banyak, seperti air, protein lemak, karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin. Kandungan-kandungan gizi tersebut sangat dibutuhkan bagi kesehatan burung murai, maka berikanlah kuning telur ayam kampung sebagai makanan tambahan MB anda.

Cara pemberiannya adalah dengan merebus telur ayam kampung sampai matang (murai tidak suka telur setengah matang). Murai akan sangat lahap menyantap kuning telur, karena burung MB suka dengan bau amis. Proses pemberian EF ini cukup 1 kali dalam seminggu.

Selalu jaga kondisi burung murai peliharaan anda dengan memberikan makanan sehat dengan kandungan nutrisi yang cukup agar selalu fit setiap hari, tidak mudah stress, kebal dari berbagai penyakit, dan rajin berkicau.
Read more »
Koleksi Kicau Murai Isian

Koleksi Kicau Murai Isian

Kicau murai yang memiliki banyak variasi suara mempunyai nilai lebih dalam berbagai lomba kontes burung berkicau, maka banyak penghobi burung murai batu berusaha agar peliharaannya dapat menyanyikan suara burung lainnya maupun suara hewan lain melalui metode pengisian atau biasa disebut dengan pemasteran.

kicau-murai-isian_3254447

Memaster murai batu agar dapat menyanyikan suara burung lainnya dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti menempelkan burung pemaster (yang gacor) dengan MB atau dengan bantuan suara burung yang telah direkam melalui media pemutar audio, seperti handphone atau music box (Baca artikel Cara Memaster Burung Dengan Audio Mp3). Selain dari suara burung pemasteran juga bisa dilakukan dengan suara hewan lainnya, seperti Belalang dan jangkrik. Jika proses mengisi ini berhasil maka dipastikan Kicau Murai akan memiliki suara yang berbeda dengan kicauan MB liar.

Suara Burung Yang Cocok Untuk Kicau Murai


Adapun jenis-jenis suara burung yang digunakan dalam memaster murai memang tergantung dari selera masing-masing, namun akan lebih baik yang memiliki suara tonjolan/tembakan yang keras atau burung yang memiliki suara dengan speed rapat dan bisa dipadukan antar keduanya. Burung yang cocok guna memoles MB antar lain: Cililin, Cucak Jenggot, Lovebird, Kenari, Ciblek, Tengkek Buto serta Jalak Suren.

Berikut ada beberapa koleksi kicau murai isian yang telah berhasil dimaster oleh para pemeliharanya, anda bisa memutarnya secara langsung jika ingin mendengarkannya. Sedangkan jika anda ingin menyimpannya sebagai koleksi silahkan klik tulisan unduh.

1. Kicau Murai Isian Lovebird, Cililin, Kenari - unduh
Free Music - Listen Audio Files - MURAI BATU ISIAN LOVEBIRD KE...
2. Kicau Murai Isian Belalang - unduh
Download Music - Audio Hosting - Kicau Murai Master Belalang
3. Kicau Murai Isian Ciblek - unduh
Play Music - Upload Audio Files - MURAI Isi Tembakan Ciblek
4. Murai Speed Rapat - unduh
Download Music - Audio File Hosting - Murai Batu Speed Rapat
5. Suara Murai Tembakan Cucak Jenggot - unduh
Share Music - Upload Audio - Murai tembakan cucak jenggot
Read more »
5 Hal Penyebab Ekor Murai Batu Tidak Panjang

5 Hal Penyebab Ekor Murai Batu Tidak Panjang

Ekor panjang menjadi salah satu daya tarik dari murai batu, namun apa jadinya jika ekor MB berubah menjadi pendek? Kejadian seperti ini sering dialami para pemelihara murai, burung yang baru selesai mabung ekornya tidak panjang lagi.

penyebab-ekor-murai-tidak-panjang_336554

Penyebab Ekor Murai Tidak Panjang

Saat mabung pada murai seharusnya akan menambah panjang ekor “Maksimal sampai pada mabung ke-4”, namun banyak terjadi kasus yang justru sebaliknya “ekor menjadi pendek”. Ada beberapa faktor yang menyebabkan ekor murai tidak panjang setelah mabung, diantarnya adalah karena 5 hal ini:

#1. Pakan Tidak Tepat

Burung memerlukan asupan nutrisi yang baik untuk kesehatannya. Makanan yang mengandung nutrisi dapat membantu proses pertumbuhan bulu terutama ekor. Jika kita memberikan pakan yang kandungan gizinya tidak baik sebelum proses mabung, maka akan berakibat ekor murai batu jadi bertambah pendek serta tipis. (Baca artikel Pentingnya Vitamin Bagi Murai).

#2. Suhu Udara Terlalu Panas

Suhu udara yang terlalu panas juga dapat mempengaruhi pendeknya ekor murai karena zat lilin yang berada pada pangkal bulu ekor menjadi kering dan keras. Maka sangat disarankan agar jangan menjemur burung pada saat matahari terik atau langsung berhadapan dengan sinar matahari secara langsung.

#3. Dicabut Secara Paksa

Pencabutan bulu dengan cara paksa pada ekor dapat mengakibatkan pertumbuhan bulu ekor tidak sama panjang ukurannya. Hal ini seringkali dilakukan oleh pemelihara yang tidak sabar menunggu burung pada saat mabung.

#4. Murai Kondisi Stress

Stress pada burung juga bisa membuat ekor murai tidak panjang pasca mabung. Kondisi stress ini biasanya sering terjadi pada murai yang baru pertama kali mengalami mabung dan di rawat oleh pemelihara yang juga baru memelihara MB. Karena adanya rasa penasaran, seringkali pemelihara sering membuka sangkar yang dikerodong. Akibatnya burung tidak tenang dan nyaman sehingga membuat stress.

#5. Di Adu Sebelum Proses Mabung Selesai

Tipe fight burung murai batu akan tumbuh saat mendengar suara MB lainnya sehingga akan sering memainkan bulu ekornya. Jika kondisi tumbuh bulu ekor belum sempurna dan sering memainkan ekor saat mendengar kicau murai lain maka akan menghambat pertumbuhan bulu, bahkan bisa menutup pertumbuhan dan akhirnya bulu ekor murai tidak panjang. (Lihat artikel Mengenal Sifat Dan Karakter Murai Batu)

Itulah 5 hal yang dapat membuat ekor murai batu tidak panjang. Hal yang penting dalam merawat burung murai yang sedang mabung selain memberikan pakan yang kaya nutrisi juga menjaga ketenangan MB. Sumber referensi artikel kicaumania.
Read more »
Pentingnya Vitamin Bagi Murai Batu

Pentingnya Vitamin Bagi Murai Batu

Burung Murai Batu saat berada di habitat aslinya akan memakan makanan sesuai selera dan tentunya bervariasi serta banyak mengandung vitamin pada setiap harinya. Saat kita memelihara burung mungkin makanan yang disediakan hanya itu-itu saja, oleh karena itu banyak murai yang dipelihara sering tidak fit baik tubuh maupun mentalnya. (Baca artikel Tips Menjaga Kualitas Murai)

vitamin-penting-untuk-murai

Kondisi burung yang sering lesu atau jarang mengeluarkan suara bisa jadi karena asupan vitamin yang kurang. Ada beberapa vitamin yang dibutuhkan untuk burung murai agar kondisinya selalu fit dan gacor setiap hari:

Vitamin B Kompleks untuk Murai Batu

Kandungan-kandungan dari Vit. B Kompleks ternyata sangat baik untuk kesehatan burung murai, berikut kegunaan/fungsi kandungan yang terdapat pada vitamin ini.
Vitamin-B1 berguna untuk jantung, system saraf, otot, serta dapat membantu mengolah karbohidrat menjadi energi bagi Murai.

Vitamin-B2 akan mengolah karbohidrat jadi energy untuk memproduksi sel darah merah. Vit B2 juga penting untuk penglihatan burung.

Vitamin-B6 akan membantu prosesnya protein yang dikonsumsi burung agar mudah diserap tubuh. Selain itu juga untuk membantu produksi sel darah merah pada murai.

Vitamin-B9 berguna untuk proses produksi sel darah merah serta DNA (Deoxyribonucleic acid) atau asam Deoxyribonucleic.

Vitamin-B12 dapat membuat nafsu makan murai jadi bertambah, serta berguna untuk sistem saraf burung agar dapat bekerja dengan baik.

Kandungan dari Vitamin B Kompleks tersebut terbukti sangat penting untuk memperlancar peredaran darah di tubuh, otak, dan untuk memelihara system saraf burung murai. Jika anda membeli Vitamin B Kompleks sebaiknya juga yang terdapat kandungan Biotin (Vitamin B7 atau juga dikenal dengan Vitamin H), biotin sangat baik bagi pertumbuhan bulu ekor.

Vitamin B Kompleks juga ampuh untuk meminimalisir stress pada burung, sehingga sangat baik untuk burung yang sedang mengalami macet bunyi akibat stress/mental down (Baca artikel juga artikel Mengatasi Cucak Ijo Macet Bunyi). Kelebihan lain dari Vit. B Kompleks adalah dapat mengobati burung yang lesu, kurang nafsu makan, kejang-kejang, serta kelumpuhan pada burung.

Vitamin lain yang juga penting bagi murai adalah Vitamin E. Kegunaan atau fungsi Vit. E yaitu untuk mengkilapkan bulu-bulu serta meningkatkan birahi. Vitamin ini sangat baik diberikan jika burung dalam kondisi mabung. Perlu diperhatikan juga dalam pemberiannya, jangan terlalu banyak karena bisa mengakibatkan burung mabung tidak pada waktunya.

Itulah beberapa point penting dalam pemberian Vitamin bagi burung murai guna menjaga tubuh selalu berkondisi prima serta dapat berkicau setiap hari.
referensi artikel forum kicaumania
Read more »
Tips Menjaga Kualitas Murai

Tips Menjaga Kualitas Murai

Murai batu adalah jenis burung berkicau yang paling popular diantara burung ocehan yang lainnya di Indonesia. Keindahan bulu serta kicau murai yang merdu menjadikan burung ini banyak diminati para pecinta burung meskipun harganya tergolong cukup mahal.

menjaga-kualitas-murai-juara

Perawatan murai agar tetap indah dari segi tampilan maupun suara memang tidaklah mudah, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan supaya murai selalu berpenampilan menarik (kecuali saat sedang dalam kondisi mabung), yaitu dari segi fisik, mental, tempat, serta suara burung. Bagaimana cara agar burung murai tetap terjaga kualitasnya? Berikut tips-tipsnya:

Menjaga Kondisi Mental Murai

  • Murai batu yang masih muda dan kita belum mengetahui kualitas mentalnya, maka jangan terlalu sering diadu, karena bisa mengakibatkan mental burung jatuh/down.
  • Jangan di bawa ke tempat lapangan murai yang baru selesai ngurak.
  • Bagi yang memiliki murai lebih dari satu, jangan mempertemukan burung setiap saat baik saat digantang maupun ketika penjemuran. Murai yang setiap saat bertemu dapat mengakibatkan sifat fighter burung menjadi berkurang.
  • Jangan melakukan trek saat burung belum selesai mabung.
  • Jangan menggantang burung didepan kaca.

Menjaga Fisik Murai

  • Hindari penjemuran lewat jam 12:00, penjemuran pada jam tersebut akan merusak bulu-bulu burung dan stamina.
  • Berilah pakan yang baik agar gizi untuk burung terpenuhi.
  • Memberi voer jangan terlalu banyak dalam tempat makan, berilah yang cukup untuk 1 hari saja agar dapat diganti tiap hari dan akan membuat kesegaran voer tetap terjaga.
  • Ganti air minum tiap pagi, agar terbebas dari bakteri dan lender yang dapat membuat burung menjadi tidak sehat.
  • Jangan memberkan kroto yang sudah basi
  • Hindari pemberian Ulat Hongkong secara berlebihan. (baca artikel Ulat Hongkong Berbahaya Bagi Burung? Atasi dengan cara ini)
  • Jika ingin memberikan vitamin harus sesuai dosis/ukuran yang benar.
  • Beri waktu yang cukup untuk istirahat burung
  • Mandikan burung secara teratur, usahakan mandi dalam keramba.
  • Jangan gunakan sangkar kawat, karena dapat merusak ekor bulu.

Menjaga Kebersihan Sangkar Murai

  • Bersihkan kotoran burung dalam sangkar setiap hari
  • Sangkar dijemur supaya kuman/bakteri yang menempel disangkar mati
  • Cuci kerodong burung yang sudah bau

Menjaga Kualitas Suara Isian

Murai merupakan burung yang mudah menirukan suara-suara lain, oleh karena itu hindari beberapa suara berikut:
  • Suara kodok, burung kedasih, suara petok ayam, kutilang, tokek, titiran, perkutut, serta suara kucing.
Beberapa tips diatas merupakan masukan dari beberapa pemelihara murai agar burung tetap dalam kondisi yang bagus, baik mental, fisik, maupun suara isian/masteran. Selalu jaga dan sayangi burung kicauan anda.
Read more »
6 Langkah Perawatan Murai Batu Yang Mencabuti Bulu

6 Langkah Perawatan Murai Batu Yang Mencabuti Bulu

Murai Batu salah satu jenis burung  yang memiliki bulu indah serta merdu dalam berkicau, namun bagaimana jika sang murai milik anda sering mencabuti bulu-bulunya. Kejadian seperti ini mungkin sering anda temui, dimana sang burung mencabuti bulunya sendiri. Bagaimana jika hal ini terjadi pada peliharaan anda dan bagaimana cara mengobatinya? Mungkin tips ini bisa menjadi rujukan untuk mengatasi MB anda yang sering  mencabuti bulunya.

mengobati-murai-cabut-bulu

Penyebab Murai Batu Mencabuti Bulu

Burung murai batu yang sering mencabuti bulu dada bisa jadi karena disebabkan oleh hama atau bakteri yang ada pada bulunya. Bakteri ini biasanya selalu menyerang atau menghinggapi pada bagian bawah dada.

Penyebab utama dari keadaan ini adalah karena kebersihan kandang/sangkar burung murai  yang tidak baik, kotor, dan lembab. Sangkar burung yang kotor merupakan alat yang sangat disenangi oleh bakteri, pertumbuhan dan perkembangbiakkan menjadikan burung MB anda terkena imbasnya. Sedangkan sangkar burung yang berudara lembab akan mempermudah pertumbuhan bakteri didalam kandang.

Perawatan Burung Murai Batu Yang Mencabuti Bulu

Pertama, Selalu bersihkan kandang/sangkar setiap hari serta ganti bekas air minum dan sisa makanan.
Kedua, Jemur Murai Batu beserta sangkarnya pada pagi hari, karena sinar ultra violet yang berasal dari matahari dapat mematikan kuman-kuman, jamur, dan bakteri yang ada pada burung serta sangkar.
Ketiga, Jika murai sudah terkena jamur hentikan pemandian terlebih dahulu antar 4 hingga 6 hari.
Keempat, Obati burung MB anda dengan kunyit yang dikupas terlebih dahulu kulitnya. Caranya dengan dioleskan atau bisa diparut terlebih dahulu baru dioleskan pada bagian yang terkena jamur/bakteri (bagian yang dicabuti bulunya). Proses ini dilakukan sampai burung tidak lagi mencabuti bulunya.
Kelima, Jika burung murai batu sudah tidak melakukan cabut bulu maka bisa dilakukan perawatan seperti semula saat burung tidak terkena jamur.
Keenam, Hilangkan kebiasaan memandikan burung dengan air bekas mandi burung-burung lain peliharan anda, karena bisa jadi kuman menular melalui air bekas mandi burung.
Itulah langkah-langkah perawatan murai batu yang mencabuti bulu, semoga berguna bagi burung peliharaan anda dan cepat pulih agar kembali dapat mendengarkan suara murai batu yang indah.
Read more »
Ciri Murai Batu Tangkapan Hutan Yang Berkualitas

Ciri Murai Batu Tangkapan Hutan Yang Berkualitas

SuaraBurungs.Com, Murai Batu memang burung yang menarik, eksotis. Selain memiliki kicauan yang bagus, murai juga memiliki keindahan pada bulu-bulunya. Burung ini juga menjadi salah satu burung yang berharga tinggi nilai jualnya. Karena harga yang terus melambung, maka banyak peternak  yang mengembangbiakkan burung murai bahkan banyak juga yang nekad berburu burung murai dihutan yang sebenarnya SANGAT DILARANG karena akan merusak habitat burung di alam liar/hutan.

memilih-murai-batu-juara

Tetapi jika anda kebetulan ingin membeli burung murai batu hasil tangkapan dari hutan, ada baiknya untuk membaca artikel Ciri Murai Batu Tangkapan Hutan Yang Berkualitas ini, agar anda mendapatkan burung incaran yang benar-benar hebat dikandang maupun saat diperlombaan.

Lihat Ciri Fisik Murai Batu

Yang pertama harus anda lihat adalah bagian mata burung, pilihlah murai yang tidak memiliki tanda-tanda katarak (cirinya, terdapat warna putih diselaput matanya).
Kedua,  Lihatlah bentuk ekor murai. Pilihlah yang memiliki ekor rapat dan tidak terlalu tebal (murai yang memiliki ekor seperti ini selain enak dipandang juga berkemampuan memainkan ekornya saat sedang bertarung).
Ketiga, Pilihlah murai batu yang berbulu dada kekuningan (sebagian besar murai memiliki bulu dada yang kecoklatan, akan tetapi jika anda menemukan bulu dada yang berwarna kekuningan itu lebih bagus karena biasanya murai yang seperti ini mudah berbunyi/berkicau).
Keempat, Lihat paruh murai. Pilihlah yang berpangkal lebar, tebal, panjang, dan besar. Pada bagian bawah paruh harus lurus, lubang hidung memiliki jarak yang dekat.
Kelima, Bagian kepala pilihlah yang berbentuk kotak, matanya bulat dan melotot. (Murai yang seperti ini biasanya mempunyai mental yang kuat dalam bertanding).
Keenam, Bentuk badan yang baik pada murai adalah berpostur sedang/serasi antara leher dan badan. Kaki juga harus serasi dengan postur tubuh.
Ketujuh, Pilih murai yang sayapnya mengepit serta kaki mampu mencengkeram dengan kuat.

Lihat Usia Murai

Mengetahui usia murai secara pasti akan sulit jika burung dari tangkapan hutan, tetapi ada cirri yang bias kita amati untuk mengetahui usia murai. Burung murai yang masih muda memiliki tanda yaitu, terdapat bintik cokelat dibagian sayap dalam maupun luar.

Lihat Perilaku Murai Batu

Jika murai muda, saat kita pegang maka burung akan merespon dengan jeritan yang kencang dan akan paruhnya akan mematuk jari tangan (burung seperti ini memiliki mental yang sangat berani)
Burung murai batu terlihat lincah dan nafsu makan besar (menandakan burung sehat dan mentalnya baik)

Pembahasan lebih detail mengenai perilaku anda bisa baca artikel Mengenal Sifat dan Karakter Murai Batu. Itulah tips bagaimana mengetahui Murai Batu Tangkapan Hutan Yang Berkualitas, semoga dapat menambah pengetahuan bagi anda yang ingin membeli burung murai khususnya hasil dari tangkapan hutan.
Read more »
Gaya Bertanding Murai Batu Sumatera dan Borneo

Gaya Bertanding Murai Batu Sumatera dan Borneo

#SuaraBurungs. Murai Batu merupakan jenis burung berkicau yang banyak digemari oleh para kicau mania. Burung berkicau yang satu ini mampu menirukan suara-suara burung lain, yaitu burung master. Selain indah dalam kicauan, Murai Batu juga memiliki ekor yang menarik serta gaya khas saat dalam pertandingan (memainkan bulu ekor).

Jenis gaya Burung Murai Batu saat bertanding dapat dibedakan menjadi 2, yaitu burung bergaya menaik turunkan ekor sambil ngobra (Sumatera) dan gaya menggelembungkan dada saat sedang melawan (Borneo). Sedangkan untuk bulu ekor, Murai batu juga dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu ekor panjang dan murai batu ekor pendek.

burung-murai-batu-sumatera
Murai Batu naik turun ekor sambil ngobra
burung-murai-batu-borneo
Murai Batu menggelembungkan dada (Borneo)
Dari dua gaya bertanding tersebut, maka kontes burung murai batu di bagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas murai batu sumatera dan kelas borneo.

Itulah sedikit gambaran tentang gaya betanding burung Murai Batu. Baca juga bagaimana Sifat / Karakter burung Murai batu.
Read more »