Suara kicauan burung lokal banyak dimanfaatkan sebagai master suara burung impor (kebanyakan ditempelkan saat burung non lokal sedang dalam kondisi mabung, sehingga lebih cepat masuk kedalam memori burung).
Burung-burung lokal yang biasa digunakan untuk pemasteran oleh para penghobi burung adalah prenjak, branjangan, pancawarna, dan burung jalak suren. VM2RV3R37QW2
Burung Prenjak
Burung perenjak memiliki suara yang sangat ramai, biasanya perenjak berbunyi saat dipagi hari. Penggemar burung biasanya memanfaatkan kicauan perenjak untuk memaster burung Hwa Mei. Bagi anda yang tidak mempunyai burung perenjak bisa memanfaatkan media audio mp3, anda bisa mendownload di artikel berbagai jenis burung prenjak dan suaranya.Burung Branjangan
Burung yang satu ini dapat kita jumpai di daerah persawahan yang kering, keunikan dari burung ini adalah senang berjalan-jalan diatas tanah berbeda dengan burung-burung lainnya makanya kalau branjangan di masukan dalam sangkar akan sangat jarang bertengger.Keistimewaan lainnya adalah dapat menirukan suara gemricik air bahkan dapat menirukan derasnya air hujan. Jika anda ingin memelihara branjangan maka anda harus menyiapkan makanannya seperti pisang, semut, belalang, jangkrik, dan ulat.
Pancawarna
Agar burung hwa mei anda memiliki variasi suara yang lebih bagus maka sebaiknya menempelkan branjangan, pancawarna, serta pai ling. Pancawarna memiliki suara yang cepat dan tajam, pakan untuk burung ini adalah voer, millet, dan canary seed.Jalak Suren
Burung Jalak Suren memiliki tubuh yang besar dan memiliki ciri suara yang sanggat keras sehingga sangat menarik untuk didengar. Populasi jalak suren terdapat di Jawa, Bali, Sumatera, dan Madura. Pakannya ialah buah-buahan, ulat, jangkrik, cacing dan belalang. Istimewa suara burung ini ialah memiliki suara indah, penuh “tembakan”, dan sambung-menyambung. Baca artikel Koleksi Suara Jalak SurenItulah beberapa jenis master suara burung lokal yang banyak digunakan oleh para kicau mania agar burung andalannya mempunyai suara yang variatif/tidak monoton.



