Jalak Suren tentu para kicau mania tahu keunggulan dari burung yang satu ini, yaitu mampu menirukan suara burung lainya dengan baik. Keunggulan lainnya adalah suaranya keras dan lantang, oleh karena itu jalak suren ini cocok dijadikan sebagai masteran burung Murai, Kacer, Pentet, Kenari, dan lainnya.
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video dibawah ini, dan bagi anda yang ingin file mp3 dapat didownload pada link dibawah.
Semoga suara burung jalak suren rasa cililin ini bermanfaat bagi para Kicau Mania Indonesia yang ingin memaster burung murai batu, kacer maupun burung kicauan lainnya.
Read more »
Harga burung jalak suren tiap bulan terus mengalami kenaikan, hal ini dikarenakan makin banyaknya para penggemar burung berkicau yang ingin memeliharanya sehingga para pedagang baik pengepul dan peternak memanfaatkan momentum tersebut dengan menaikan harganya.
Update Januari 2018
Tahun 2018, Jalak suren masih menjadi burung yang popular karena gaya berkicau yang unik yaitu dapat bergaya mompa (menaik turunkan tubuh) saat sedang berkicau. Selain itu burung ini juga pandai untuk menirukan suara burung lainnya.
Nah bagi Anda yang saat ini kebetulan ingin membeli atau menjual alangkah baiknya mengetahui pasaran harga burung jalak suren sebagai patokan penawaran. Perlu Anda ketahui juga bahwa harga burung disetiap daerah tentunya akan berbeda, semakin dekat dengan habitat asli atau kemudahan dalam mendapatkan burung tersebut pastinya akan lebih murah.
Akan tetapi sebagai patokan harga dasar (Janurai 2018) pada daftar harga burung JS dibawah ini tentunya tidak akan jauh berbeda selisihnya antar daerah.
Itulah daftar harga burung jalak suren terbaru Januari 2018 yang dapat anda jadikan sebagai referensi jika ingin membeli burung JS. Semoga bermanfaat bagi para kicau mania semua.
Read more »
Sudah menjadi hal umum bagi para pecinta burung Jalak Suren melakukan pemasteran dengan jenis suara burung lainnya. Namun banyak yang seringkali gagal atau terlalu lama burung JS dapat menirukan suara masteran.
Untuk memaster burung jalak suren maupun burung lainnya, hal pertama yang mesti kita perhatikan adalah waktu dimana sang burung sedang dalam kondisi istirahat. Misalnya adalah saat siang hari setelah memandikan dan penjemuran burung dan pada malam hari antara pukul 22.00 hingga jam 06.00.
Sesudah kita mengetahui waktu yang tepat untuk memaster burung, selanjutnya adalah mengkondisikan burung benar-benar istirahat. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, karena jika burung tidak dalam kondisi istirahat maka kemungkinan besar akan gagal dalam melakukan pemasteran.
Bagaimana cara agar burung istirahat? Cara yang perlu Anda lakukan sebenarnya sangat sederhana, yaitu cukup mengkerodong sangkar dan tempatkan pada ruangan yang sepi (tidak dilalui banyak orang). Fungsi pengkerodongan sendiri adalah untuk membatasi pandangan burung agar dapat beristirahat dengan tenang, Jika burung sudah tenang maka akan fokus dengan suara-suara masteran yang didengarnya.
Hal penting lainnya adalah perdengarkan suara masteran dengan volume yang kecil saja tetapi sangat jelas tersengar, tidak perlu dengan suara yang keras karena akan membuat burung jalak suren bisa stress atau mentalnya menjadi down. Jika Anda memasternya menggunakan media burung hidup maka jangan terlalu dekat menempelkan sangkarnya karena justru akan membuat burung yang dimaster susah untuk merekam.
Cara terbaik lainnya dalam memaster jalak suren agar cepat menirukan burung masteran adalah pada saat burung sedang dalam kondisi mabung. Caranya ini yang sering dilakukan oleh para kicau mania.
Read more »
Banyak yang menanyakan lebih bagus mana suara jalak suren jantan dan betina, karena jenis burung jalak ini memang rajin berkicau baik yang jantan maupun betina. Hal tersebut yang seringkali para pecinta JS pemula merasa bingung menentukan pilihan, apakah ingin memelihara yang jantan atau yang betina.
Kualitas suara jalak suren jantan dan betina menurut para penghobi burung khususnya jalak suren memang berbeda. Berikut pendapat para kicau mania di kutip dari forum JSI yang tentunya sudah berpengalaman dalam memelihara JS.
@Adi Surya Nurrochim – Jalak suren jantan lebih variatif suaranya sedangkan betina cenderung monoton tapi tak menutup kemungkinan kalo berlaku kebalikannya, menurut saya itu om maaf kalo salah hehehe
@Arif Setya - Punya ane betina..... Cepet banget menyerap pemasteran padahal umur udah lansia/tua.... Punya temen ane jantan lebih rapet.. Power lebih kenceng.. Dan bunyinya itu2 saja/monoton.. Pdahal saya masteri bareng... And umur gak muda ga tua.... Jadi tinggal pilih... Bisa juga karena karakter Jalak Suren beda-beda.... Kalau menurt ane jantan atau betina itu tergantung karakter dan kualitas JS kita.. mohon
koreksinya kalau salah... Yang paling penting tetap joget ren.....
@Donny Anugerah Kusuma - Waah kayakna om mazbun lebih ahli deh..hehe tapi klo pengalaman pribadi jalak yg di villa puncak...yang jantan lebih variatif suaranya..kalau keras pelannya sih kayaknya sama deh...sama sama berisik...mirip burung Nuri Irian....jantan betina sama-sama keras ..maap kalau salah
@Mec Ali Topan - Dari pengalaman miara trotol jantan dan betina adalah:
Dari segi suara, jantan power mantap dan volume lebih lebih kenceng daripada betina.
Jalak Suren jantan relatif lebih cepat ganti bulu dewasa.
Jantan relatif lebih jinak dari betina
Jantan lebih rajin berkicau. mohon koreksi REN.
@Eko Baguess - Menurut pengalamanku, JS betina lebih rajin teriak-teriak melengking ke telinga, gak diem-diem tapi jarang keluar isianya. Kalau JS jantan lebih dominan mengeluarkan suara isian dan suaranya kencang sedikit gede suara, body lebih gede dan mata menatap tajam.
@Taupik Qurrohman Arga - Untung-untungan sih sebenarnya kalau kita memelihara Jalak Suren, terkadang kita tanpa neko-neko JS oke sendiri...sampai ada yang melihara apapun dikasih ke JS namun tetap aja engga sesuai yang diharapkan. Begitu juga jantan dan betinanya, saya pernah mendapatkan betina (renjoll) lebih gacor dari jantan, teman saya minta tolong periksain jalak suren miliknya yg dia pikir jantan, tapi setelah saya periksa pen anus ..ealahhh… wadon, tapi suaranya oke banget... pastilah ada perbedaannya jantan dan betina. Kalau variasi suara oke dua-duanya, bahkan jantan malah tidak terlalu rapat suaranya.. tapi volume bentakannya lebih oke...secara fisik n agresip, pastilah jantan lebih oke
@Ari Dan Raga - Jantan lebih vareatif, oke dan paling zosss.. baik segi suara, tampang dan penampilan.. betina lebih cerewet bin bawel.. tapi akan terasa hampa kalo belum punya Js jantan . sedikit pertanyaan.. waktu aku maen ke rumah temen.. aku lihat kok JSnya sering mompa tp kalo mompa gk keluar suara? kenapa ya Ren? Monggo..
@Ary Tintus Naha - Cuma berdasarakan pengalaman pribadi merawat Jalak Suren, menurutku sebenarnya kualitas suara jantan betina sama (beda tipis mungkin hehe). Jantan volume kenceng betina juga kenceng. JS Jantan gacor, betina gacor malah bisa lebih bocor loh hehe. Untuk variasi menurutku juga sama saja, itu hanyalah tergantung kita juga memanfaatkan memaster saat masih trotol, percuma punya JS jantan kalu sejak masih anak kurang masteran. Oleh karena itu saya biasanya memilih Jalak Uren trotol justru yang semi jinak, JS semi jinak biasanya memiliki suara yg bikin cetar (gak jaminan juga). Toh untuk masalah jinak biasanya ketika memasuki masa birahi, biasanya js akan jinak sendiri kalu digantang sendirian di sangkar gantung JS jantan malah lebih agresif matuk-matuk tangan kalu sudah birahi.
@Taupik Qurrohman Arga - JALAK SUREN JANTAN kualitas volume suara lebih oke.bila berkicau memulai lebih dulu. Selalu berbunyi lantang mengikuti bunyi burung lain, seolah tidak ingin tersaingi... banyak berbunyi '''KREAKKK'''' dengan volume tinggi.... JALAK SUREN BETINA volume kicau lebih rendah/lembut/pelan... variasinya tidak sebanyak jantan, tapi tetap cerewet dan gacor.. lebih banyak mengeluarkan suara '''''SUIIITTTT''''' dengan nada rendah.. tapi tidak menutup kemungkinan ada js betina volume suaranyapun sama seperti jantan... js betina lebih cenderung mengikuti kicau jantan pada saat KREASI
Itulah pengalaman para anggota JSI dalam membedakan kualitas suara jalak suren jantan dan betina. Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta burung berkicau yang ingin memelihara JS.
Read more »
Menjinakan burung jalak suren yang giras dengan metode terapi lapar. Mungkin Anda sering mendengar cara membuat burung giras menjadi jinak atau mau memakan makanan langsung dari tangan sang pemilik. Salah satu cara yang sering digunakan untuk proses penjinakan adalah dengan teori lapar.
Jika Anda mempunyai jalak suren yang giras, cobalah untuk menerapkan teori lapar ini agar burung jalak suren Anda menjadi jinak dengan catatan burung yang akan diterapi bukan burung yang baru ditangkap dari alam liar. Berikut tata caranya:
Pada pukul 5 pagi, burung jalak suren diembunkan dan ambil tempat makan dan minum dari kandang.
Pukul 7 pagi, masukan tempat khusus untuk mandi yang diisi air kedalam sangkar. Hal tersebut bertujuan agar burung mandi sendiri (jika belum terbiasa bisa dipancing dengan menyemprotkan air menggunakan sprayer)
Setelah burung melakukan mandi kemudian di jemur dan jangan lupa ambil tempat mandi terlebih dahulu untuk menghindari air bekas mandi diminum oleh burung.
Setelah proses penjemuran yang dilakukan sekitar 2-3 jam, kasih makan burung jalak suren dengan jangkrik. Caranya dengan memberikan langsung melalui tangan Anda dari luar sangkar. Lakukan hal tersebut sampai burung berani memakan jangkrik yang ada di tangan.
Jika burung sudah tidak malu-malu lagi memakan makanan dari tangan Anda, langkah selanjutnya adalah memberi makan dengan memaskukan tangan ke dalam sangkar. Perlu diperhatikan, sebelum memberi makan sebaiknya burung digoda terlebih dahulu dengan cara memainkan tangan kita yang menggenggam jangkrik agar burung mau bertengger di tangan untuk mengambil jangkrik. Lakukan pelatihan tersebut secara rutin hingga burung jalak suren benar-benar jinak.
Setelah memberi makan langsung dengan tangan selesai, kemudian masukan kembali tempat makan dan minum. Lalu gantang ditempat yang ramai.
Pada sore hari sekitar pukul 3, kembali lakukan proses sama seperti saat dipagi hari. Mandi dan jemur dengan mengosongkan sangkar dari makanan serta minuman.
Sekitar jam 5 sore, lakukan kembali pemberian jangkrik dengan cara sama seperti saat pagi hari.
Keberhasilan penerapan terapi lapar untuk menjinakkan burung jalak suren ini tergantung dari karakter burung tersebut dan juga faktor usia. Jika burung masih muda maka akan lebih mudah untuk dijinakkan tetapi jika burung sudah tua maka diperlukan kesabaran ekstra dalam melakukan metode ini. (artikel dikutip dari group JUSS)
Read more »
Jalak Suren merupakan burung yang mampu menirukan suara burung lain, seringkali para pemelihara burung yang memiliki kaki berjenis anisodaktil atau 3 jari kaki menghadap kedepan dan 1 jari menghadap kebelakang ini memaster dengan berbagai jenis suara burung. Suara Jalak suren sangat nyaring dan memiliki banyak variasi, sehingga banyak penghobi burung yang memeliharanya.
Jalak Suren adalah burung yang senang berkicau baik jantan maupun yang betina. Tips agar Jalak Suren rajin dalam berbunyi/gacor maka sandingkan dengan burung Jalak Hitam (wikipedia). Burung yang memiliki bulu hitam dibagian punggung dan putih dibagian dada ini senang berkumpul dengan burung sejenis dalam kelompok berskala kecil, burung didalam kelompok akan bersuara saling bersahut-sahutan dengan beraneka ragam suara jalak suren, seperti bunyi bergetar, bunyi mendengung, bunyi klik, bunyi peluit dan kicauan.
Bagi anda yang ingin mengoleksi suara jalak suren bisa mengunduh atau memutar langsung dibawah beragam jenis suara kicauan jalak suren.
Indonesia memiliki banyak ragam burung-burung berkicau yang indah dan merdu. Oleh karena itu banyak para penghobi burung memanfaatkan burung lokal sebagai master suara untuk burung-burung yang didatangkan dari luar negeri (impor). Selain itu, memasukan jenis suara burung lainnya kedalam memori burung juga akan membuat kicauannya menjadi lebih bervariatif.
Suara kicauan burung lokal banyak dimanfaatkan sebagai master suara burung impor (kebanyakan ditempelkan saat burung non lokal sedang dalam kondisi mabung, sehingga lebih cepat masuk kedalam memori burung).
Burung-burung lokal yang biasa digunakan untuk pemasteran oleh para penghobi burung adalah prenjak, branjangan, pancawarna, dan burung jalak suren. VM2RV3R37QW2
Burung Prenjak
Burung perenjak memiliki suara yang sangat ramai, biasanya perenjak berbunyi saat dipagi hari. Penggemar burung biasanya memanfaatkan kicauan perenjak untuk memaster burung Hwa Mei. Bagi anda yang tidak mempunyai burung perenjak bisa memanfaatkan media audio mp3, anda bisa mendownload di artikel berbagai jenis burung prenjak dan suaranya.
Burung Branjangan
Burung yang satu ini dapat kita jumpai di daerah persawahan yang kering, keunikan dari burung ini adalah senang berjalan-jalan diatas tanah berbeda dengan burung-burung lainnya makanya kalau branjangan di masukan dalam sangkar akan sangat jarang bertengger.
Keistimewaan lainnya adalah dapat menirukan suara gemricik air bahkan dapat menirukan derasnya air hujan. Jika anda ingin memelihara branjangan maka anda harus menyiapkan makanannya seperti pisang, semut, belalang, jangkrik, dan ulat.
Pancawarna
Agar burung hwa mei anda memiliki variasi suara yang lebih bagus maka sebaiknya menempelkan branjangan, pancawarna, serta pai ling. Pancawarna memiliki suara yang cepat dan tajam, pakan untuk burung ini adalah voer, millet, dan canary seed.
Jalak Suren
Burung Jalak Suren memiliki tubuh yang besar dan memiliki ciri suara yang sanggat keras sehingga sangat menarik untuk didengar. Populasi jalak suren terdapat di Jawa, Bali, Sumatera, dan Madura. Pakannya ialah buah-buahan, ulat, jangkrik, cacing dan belalang. Istimewa suara burung ini ialah memiliki suara indah, penuh “tembakan”, dan sambung-menyambung. Baca artikel Koleksi Suara Jalak Suren
Itulah beberapa jenis master suara burung lokal yang banyak digunakan oleh para kicau mania agar burung andalannya mempunyai suara yang variatif/tidak monoton.
Read more »