Oleh sebab itu kita harus benar-benar mengetahui jenis kelaminnya. Setelah pada artikel sebelumnya juga sudah kita bahas cara membedakan jenis kelamin lovebird, namun tidak ada salahnya kita bahas kembali secara singkat.
1. Ujung Ekor Lovebird
Secara umum burung lovebird jantan memiliki ujung ekor yang meruncing/lancip, sedangkan betina terlihat mengembang atau rata.
2. Sayap Lovebird
Ujung sayap lovebird juga bisa kita jadikan patokan untuk menentukan jenis kelamin. Jika kedua ujung sayap menyilang berarti jantan dan kalau tidak menyilang/terbuka berarti lovebird betina.
Proses Penjodohan Lovebird
Penjodohan ada dua cara yang sering dilakukan para breeder/peternak yaitu dengan cara koloni dan sepasang.
1. Penjodohan Cara Koloni
Cara ini biasanya sering dilakukan oleh peternak pemula, dengan menyatukan beberapa ekor lovebird dalam satu kandang berukuran besar. Hal ini akan lebih memudahkan lovebird untuk memilih pasangannya sendiri-sendiri.
2. Penjodohan Cara Sepasang
Proses ini akan memakan waktu dan perhatian yang lebih dikarenakan kita akan menyatukan burung yang tidak saling kenal. Caranya dengan menempatkan burung dikandang yang mempunyai sekat, hal ini dilakukan agar kedua burung berinteraksi secara langsung namun dibatasi sekat. Namun jika anda tidak mempunyai kandang sekat maka bisa menggunakan kandang harian/gantung yang ditempelkan, buat tenggeran yang sejajar dan tempat makan juga berdekatan.
Setelah kita persiapkan kandang pejodohan kemudian kita masukan burung kedalam sangkar, liat perkembangannya (biasanya proses ini memakan waktu 4 hingga 7 hari). Kemudian jika sudah dapat dipastikan kedua indukan lovebird saling suka (bisa diliat dengan sering beradu paruh walau dibatasi sekat, atau sering bertengger berdamping).
Jika proses ini sudah berlangsung kita bisa membuka sekat agar indukan lovebird bisa bercampur bersama. Selama proses ini kita harus sering memantau perkembangan kedua pasangan, dan persiapkan tempat bertelor juga makanan yang memiliki nutrisi banyak dan memiliki kadar vitamin yang cukup agar proses bertelur tidak ada gangguan kesehatan.
Proses Bertelur Lovebird
Penjodohan sudah dilakukan dengan baik, saatnya lovebird betina untuk bertelur dan mengerami. Proses pengeraman sampai penetasan biasanya memakan waktu antara 2 hingga 3 minggu, setelah menetas jangan lupa untuk memberi makanan bergizi tinggi. Berikut komposisi makanan biji-bijian yang disarankan oleh para penangkar senior.
Biji-bijian
|
Jumlah %
|
Biji Milet
|
45%
|
Biji Canary (Canary Seed)
|
30%
|
Biji Bunga Matahari
|
15%
|
Biji Gandum (oats)
|
5%
|
Biji Rami (hemp)
|
3%
|
Biji Niger Seed
|
2%
|
Pastikan ketersediaan grit dan tulang sotong yang cukup pada indukan lovebird guna mensuplai asupan kalsium bagi induk maupun anakannya, bahan ini bisa anda beli di toko burung. Demikian Cara Mudah Beternak Lovebird #3 Tentang Penjodohan dan Masa Bertelur. Referensi artikel http://herryadhitya.blogspot.com/2012/06/berternak-burung-lovebird-salam-sobat.html, http://www.kicaumania.or.id/forums/showthread.php?8575-Menu-Breeding-Lovebird, http://omkicau.com/2013/06/28/menjodohkan-lovebird-secara-efektif/ . Semoga bermanfaat dan sukses menangkar lovebird. Guna memperluas wawasan baca juga Cara Pembesaran Anakan Lovebird.
